Negosiasi Dalam Dunia Komunikasi

proses negosiasi

Tiap dari kita akan selalu berkomunikasi, dalam situasi apapun baik secara formal maupun non formal, dalam situasi tenang-tenang saja ataupun dalam situasi penuh tekanan kita selalu melakukan proses komunikasi. Negosiasi adalah satu bentuk komunikasi yang jumlahnya paling banyak diantara bentuk komunikasi lainnya seperti  dengan komunikasi edukasi ataupun informatif. Dengan demikian kemampuan negosisasi harus diasah sedemikian rupa, sehingga bisa tajam efektif ketika proses komunikasi berlangsung.

Kenapa paling banyak ?

Karena manusia rentan ber-konflik, rentan untuk salah paham dan rentan untuk  tidak mendapat pengertian-pengertian baru. Sebagai sebuah pertanggungjawaban sebagai manusia berakal sehat,  komunikasi negosiasi sangat dibutuhkan agar dapat menjadi sebuah jaminan bahwa kehidupan manusia dapat berlangsung tanpa lebih banyak membuat kerusakan dan kerugian.

Terlebih untuk dunia bisnis atau pekerjaan apapun, kita perlu mengasah skill negosiasi terutama jika kita harus membuat sebuah perubahan dan memperbanyak kontribusi untuk orang lain.

Konotasi negosiasi menjadi kurang baik, karena keahlian ini digunakan untuk tujuan yang kurang etis dan untuk kepentingan pihak pihak yang kurang bertanggungjawab.

Padahal negosiasi sangat penting dilakukan justru untuk mendapatkan sebuah kerjasama dan kolaborasi yang baik diantara beberapa pihak. Dapat disimpulkan di awal bahwa kebijaksanaan dan wawasan yang luas adalah kunci seseorang yang ingin disebut sebagai negosiator yang handal.

Menjadi tanggung jawab kita semua untuk menciptakan harmoni diatas segala perbedaan. Jika menjadi tenggelam dalam prasangka, atau menjadi membubuhkan racun iri hati, ambisi dalam sebuah bangunan komunikasi maka bisa jadi kita akan mengalami tiga kerugian fatal yaitu rugi waktu, rugi potensi dan rugi mendapatkan support dari orang orang tercinta disekeliling kita.

Cara praktis

Negosiasi yang berhasil memiliki ciri-ciri semua pihak menjadi pemenang sesuai tawaran yang dimiliki. Jika ada yang merasa kalah dan ada yang merasa menang dapat ditebak itu merupakan sebuah diskusi yang “ngotot” dan penuh ketegangan.

Kegagalan negosiasi bisa dihindari jika kita melakukan persiapan mengasah ketrampilan berupa :

  1. Pemilihan kata kata dan kalimat yang tepat dan persuasif.
  2. Intonasi yang menyenangkan.
  3. Bahasa tubuh yang menjamin sebuah keamanan atas hasil diskusi.
  4. Sikap Responsif dan Asertif sekaligus kolaboratif.

Negosiasi sering dikaitkan dengan bagaimana menentukan harga terbaik dalam sebuah dealing jual beli barang atau jasa. Ini adalah hal lumrah karena kebanyakan orang ingin produknya laku dibeli. Lalu bagaimana negosiasi menjual yang termudah?

Syarat berhasil sebuah negosiasi :

  • Anda tahu apa yang anda mau dan apa yang anda punya.
  • Anda tahu apa pihak lain mau dan apa yang mereka punya.
  • Anda ingin semua pihak “menang”, alias harus melihat dari sudut pandang tidak ada yang salah atau benar.

Nah bagaimana solusi terbaiknya. Anda harus melakukan skill komunikasi yang lebih dalam yaitu MENDENGAR.

Kenapa mendengar ?

Dalam negosiasi perlu sikap proaktif dan asertif.

Bagaimana bisa mengetahui kehendak pihak lain kalau kita tidak proaktif dan pandai menggali informasi dan mahir dalam menanyakan sesuatu. Bertanya adalah salah satu keahlian yang kadang tidak dijadikan sebagai sesuatu yang penting. Training ardhana akan memudahkan anda untuk menjadi ahli mendengar.

Bukan mendengar biasa , bukan interaksi biasa

Ketelatenan untuk mendengar adalah salah satu kunci agar tiga syarat bisa terwujud. Kadang kita seperti mendengar namun bahkan tidak ingat sedikitpun. Otak manusia sudah cukup penuh untuk bisa mendengar dengan baik.  Pikiran dengan demikian harus di kondisikan untuk bisa mendengar dengan baik.

Pikiran yang jernih akan membuat sebuah pertanyaan yang enak untuk dijawab dan pada saat yang sama jawaban yang masuk akan menambah kekuatan negosiasi. Alih-alih mendapat masukan dari ketrampilan mendengarkan, kadang kita terburu buru untuk langsung menawarkan produk. Dengan harapan supaya segera mendapatkan pengertian dan closing dan deal yang baik. Apa yang biasa terjadi adalah kebalikannya, bukannya ada gerakan klien untuk terdorong membeli, malah antipati dan malas untuk melakukan interaksi.

Bagaimana bisa bertanya dengan baik dan bagaimana bisa membuat pernyataan yang tegas namun tidak terasa galak dan menyerang?

Training ardhana akan memfasilitasi kebutuhan tersebut. Dan anda akan bisa menjadi negosiator handal, dan sekaligus bisa menjadi inspirator dimanapun anda berada.

Selamat berlatih

Ardhana menarik anda untuk menggali potensi diri

#Ardhana In House Training

#Ardhana paket IHT , Out Bound

#Ardhana Paket IHT dan Fun Game

#Ardhana Paket Out Bound , Tour n Training

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *